Pengajian Tahfizhul Qur’an untuk Menguatkan Nilai-Nilai Qur’ani pada Masyarakat
Keywords:
Pengabdian, Pembelajaran, Pengajian, Nilai Qur’ani, Masyarakat, PekalonganAbstract
Penguatan nilai-nilai Qur’ani di masyarakat penting dilakukan karena aktivitas keagamaan di tingkat warga belum selalu diiringi dengan pembiasaan membaca, menghafal, dan mengamalkan adab Al-Qur’an secara konsisten. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyediakan wadah pengajian tahfizhul Qur’an yang rutin dan mudah diakses, sekaligus menanamkan nilai disiplin, ketekunan, kesabaran, kesantunan, dan tanggung jawab melalui praktik setoran dan muraja’ah. Metode yang digunakan adalah service learning melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk halaqah tahfiz yang dipadukan dengan mau‘izhah hasanah serta praktik talaqqi, setoran, dan muraja’ah secara terarah. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi dan umpan balik peserta untuk menilai partisipasi, dinamika pembelajaran, serta perkembangan pemahaman dan adab. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri peserta dalam setoran, kedisiplinan dalam muraja’ah, serta kesiapan menerima koreksi bacaan. Hal ini berdampak pada terbentuknya kebiasaan belajar Al-Qur’an dan penguatan adab majelis. Dengan demikian, pengajian tahfiz berbasis komunitas berpotensi menjadi model pengabdian yang aplikatif dan dapat direplikasi dalam penguatan nilai Qur’ani di masyarakat.
