Sosialisasi dan Simulasi Sikap Anak-Anak Tangguh Berbasis Tempat Ibadah dalam Menghadapi Bencana

Authors

  • Lakry Maltaf Putra Universitas Metamedia
  • Arman Universitas Metamedia
  • Suradinata Universitas Metamedia
  • Beni Kurniawan Universitas Metamedia

DOI:

https://doi.org/10.70404/hikmat.v1i03.698

Keywords:

Kesiapsiagaan Bencana, Gempa Bumi dan Tsunami, Banjir Bandang, Tempat Ibadah, Anak Usia Sekolah

Abstract

Indonesia, khususnya wilayah pesisir Kota Padang, memiliki tingkat risiko bencana gempa bumi, tsunami, dan banjir bandang yang tinggi akibat posisi tektonik aktif dan ancaman hidrometeorologi. Kondisi ini menuntut peningkatan kapasitas kesiapsiagaan masyarakat sejak usia sekolah. Pendidikan kebencanaan non-formal melalui pembentukan tempat ibadah yang tangguh bencana sangat strategis, mengingat mushalla/masjid merupakan pusat berkumpulnya anak-anak pada sore hari sekaligus menjadi titik evakuasi komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap tangguh anak-anak usia sekolah dalam menghadapi multi-bencana di Mushalla Nurul Hikmah, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, edukasi berbasis teknologi informasi, demonstrasi prosedur keselamatan, simulasi evakuasi mandiri, dan evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Kegiatan ini melibatkan 40 anak usia sekolah di wilayah pesisir rawan bencana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 58,4 menjadi 85,7 atau meningkat sebesar 46,7%. Persentase peserta yang memahami prosedur penyelamatan diri di tempat ibadah dan jalur evakuasi multi-bencana meningkat dari 42,5% menjadi 91,3%. Selain itu, sebagian besar peserta (88,8%) mampu mempraktikkan tindakan perlindungan diri dan evakuasi secara benar. Program ini terbukti efektif dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini dan mewujudkan tempat ibadah yang tangguh bencana di kawasan pesisir yang rawan.

References

E. Widowati, H. Koesyanto, W. Istiono, A. H. Sutomo, and Sugiharto, “Disaster Preparedness and Safety School as a Conceptual Framework of Comprehensive School Safety,” Sage Open, vol. 13, no. 4, Oct. 2023, doi: 10.1177/21582440231211209.

T. Harada, M. Shoji, and Y. Takafuji, “Intergenerational spillover effects of school-based disaster education: Evidence from Indonesia,” Int. J. Disaster Risk Reduct., vol. 85, no. May 2022, p. 103505, Feb. 2023, doi: 10.1016/j.ijdrr.2022.103505.

E. Parrott et al., “Community Resilience after Disasters: Exploring Teacher, Caregiver and Student Conceptualisations in Indonesia,” Sustainability, vol. 16, no. 1, p. 73, Dec. 2023, doi: 10.3390/su16010073.

P. Karisa, R. Mirwanti, F. Nibras, S. Ayu, A. Yovita, and M. G. Al Fajar, “Strategies to Increase Knowledge of Disaster Preparedness Among Children: A Literature Review,” JENDELA Nurs. J., vol. 7, no. 2, pp. 75–82, Dec. 2023, doi: 10.31983/jnj.v7i2.10041.

A. Nur’aeni, S. N. P. Ilham, N. Raihani, R. D. Puspitasari, N. A. Fauziyah, and M. D. Oruga, “Education Methods to Improve Earthquake Preparedness Among Students: A Literature Review,” Media Karya Kesehat., vol. 6, no. 1, pp. 61–77, 2023, doi: 10.24198/mkk.v6i1.46209.

V. Leutualy et al., “Gempa Bumi dan Tsunami,” J. Masy. Mandiri, vol. 7, no. 2, pp. 1847–1856, 2023.

S. I. Widianingtyas, M. G. Lontoh, and Y. Kurniawaty, “Hubungan Perilaku Kesehatan (Pengetahuan) dengan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami,” Januari 2024 Indones. J. Kinanthropology |, vol. 4, no. 1, pp. 2024–2039, 2024, doi: https://doi.org/10.26740/.

S. Eka Putri, A. F. Corp, Rembrandt, Dasman Lanin, Genius Umar, and Mulya Gusman, “Kota Padang : Identifikasi Potensi Bencana Banjir Dan Upaya Mitigasi,” J. Ilm. Multidisiplin Nusant., vol. 1, no. 3, pp. 116–122, Jul. 2023, doi: 10.59435/jimnu.v1i3.56.

Isra Iza Mahendra, Dwi Marsiska Driptufany, and Dwi Arini, “Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang,” Venus J. Publ. Rumpun Ilmu Tek., vol. 2, no. 2, pp. 128–143, Apr. 2024, doi: 10.61132/venus.v2i2.260.

F. I. Aksa, M. Ashar, and H. W. Siswanto, “Knowledge, attitude, and practices of tsunami-prone communities, Nias, Indonesia,” Jàmbá J. Disaster Risk Stud., vol. 16, no. 1, Sep. 2024, doi: 10.4102/JAMBA.v16i1.1639.

R. Limehuwey, M. Kololu, R. Hutagalung, S. H. Kotarumalos, and P. J. Patty, “Edukasi Mitigasi Bencana Gempabumi dan Tsunami Bagi Siswa SMA Negeri 7 di Saparua , Maluku Tengah,” vol. 5, no. 2, 2026, doi: 10.35960/pimas.v5i2.2297.

T. Yanuarto, P. Sridewanto, A. C. Utomo, and I. T. Satrio, Buku Saku : Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana BNPB. 2017.

U.-U. R. I. N. 24 T. 2007, “UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2007,” Undang. REPUBLIK Indones. NOMOR 24 TAHUN 2007, vol. 66, no. 3, pp. 171–174, 2007, doi: 10.2320/materia.46.171.

Humaedi, B. Nirmala, H. Annuar, Marwany, A. Agusniatih, and Rizal, “Technology-Enhanced Disaster Education for Early Childhood: Interactive Media to Build Safety and Resilience,” JTP - J. Teknol. Pendidik., vol. 27, no. 2, pp. 598–614, Aug. 2025, doi: 10.21009/jtp.v27i2.58488.

F. Kaliana Tantri1 , A. Miftahul Khair1 , Usman Barus Ohorella1 *, Irhamdi Achmad1, “Edukasi Upaya Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Gempabumi Di Indonesia; Sistem Reiview,” pp. 1–23, 2023, doi: https://doi.org/10.32695/jkit.v4i1.464.

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Lakry Maltaf Putra, Arman, Suradinata, & Beni Kurniawan. (2026). Sosialisasi dan Simulasi Sikap Anak-Anak Tangguh Berbasis Tempat Ibadah dalam Menghadapi Bencana. Jurnal Hilirisasi Ilmu Kepada Masyarakat (HIKMAT), 1(03), 79–91. https://doi.org/10.70404/hikmat.v1i03.698