Pemahaman Guru, Orang Tua, dan Bidan tentang Pencegahan Tindak Kekerasan Terhadap Anak Dilingkungan PAUD

Authors

  • Adry Syah Putra Universitas Audi Indonesia
  • Sri Wahyu Aritonang Universitas Audi Indonesia
  • Tulus Januardi Tua Panjaitan Universitas Audi Indonesia
  • Rinto Wardana Universitas Audi Indonesia
  • Tahsin Syah Lubis Universitas Audi Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70404/hikmat.v1i03.704

Keywords:

Pemahaman, Guru, Orang Tua, Bidan, Kekerasan Terhadap Anak, PAUD

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru, orang tua, dan bidan mengenai pencegahan tindak kekerasan terhadap anak di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta mengidentifikasi pentingnya kolaborasi ketiga pihak dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak. Kekerasan terhadap anak merupakan permasalahan yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan fisik, psikologis, sosial, dan emosional anak sehingga memerlukan upaya pencegahan secara terpadu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada guru PAUD, orang tua peserta didik, dan bidan yang terlibat dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan tingkat pemahaman responden mengenai bentuk-bentuk kekerasan, faktor penyebab, dampak, serta strategi pencegahan. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa guru, orang tua, dan bidan memiliki peran yang saling melengkapi dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak melalui edukasi, deteksi dini, pendampingan, serta penguatan komunikasi dan koordinasi antarpihak. Kolaborasi yang efektif diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan anak serta menciptakan lingkungan PAUD yang kondusif bagi tumbuh kembang anak secara optimal.

References

Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Jakarta, Indonesia, 2014.

World Health Organization, Global Status Report on Preventing Violence Against Children 2020. Geneva, Switzerland: WHO, 2020.

J. W. Santrock, Child Development, 15th ed. New York, NY, USA: McGraw-Hill Education, 2020.

J. Gubbels, C. E. van der Put, G.-J. J. M. Stams, and M. Assink, “Effective components of school-based prevention programs for child abuse: A meta-analytic review,” Clinical Child and Family Psychology Review, vol. 24, pp. 553–578, 2021, doi: 10.1007/s10567-021-00353-5.

İ. Gün, A. Çopur, and E. Balcı, “Effect of training about child neglect and abuse to teachers and its effect to awareness,” BMC Public Health, vol. 22, art. no. 543, 2022, doi: 10.1186/s12889-022-12904-8.

A. Glouchkow, K. Weegar, and E. Romano, “Teachers’ responses to child maltreatment,” Journal of Child & Adolescent Trauma, vol. 16, no. 1, pp. 95–108, 2023, doi: 10.1007/s40653-022-00473-2.

K. Walsh et al., “Child protection training for professionals to improve reporting of child abuse and neglect,” Cochrane Database of Systematic Reviews, no. 7, 2022, doi: 10.1002/14651858.CD011775.pub2.

S. Backhaus, P. Leijten, J. Jochim, G. J. Melendez-Torres, and F. Gardner, “Effects over time of parenting interventions to reduce physical and emotional violence against children: A systematic review and meta-analysis,” eClinicalMedicine, vol. 60, art. no. 102003, 2023, doi: 10.1016/j.eclinm.2023.102003.

J. M. Lachman et al., “Before I was like a Tarzan. But now, I take a pause: Mixed methods feasibility study of the Naungan Kasih parenting program to prevent violence against children in Malaysia,” BMC Public Health, vol. 23, art. no. 241, 2023, doi: 10.1186/s12889-023-15065-4.

Crisdiansyah, L. Suwarni, Selviana, Vidyastuti, and H. Nolia, “Pengalaman orang tua sebagai prediktor pengetahuan, sikap, dan efikasi diri orang tua dalam edukasi pencegahan kekerasan seksual pada anak,” Jurnal Ilmiah PANNMED, vol. 16, no. 3, pp. 687–692, 2021.

L. E. Lines, T. A. Kakyo, A. E. Hutton, and J. M. Grant, “Nurses’ and midwives’ contributions to a public health response to keeping children safe from abuse and neglect: A Delphi study,” Journal of Child Health Care, vol. 28, no. 3, pp. 610–623, 2024, doi: 10.1177/13674935231153248.

Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta, Indonesia, 2023.

J. W. Creswell and J. D. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, 5th ed. Thousand Oaks, CA, USA: SAGE Publications, 2018.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, ed. 2. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2023.

U. Bronfenbrenner, The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Cambridge, MA, USA: Harvard University Press, 1979.

B. H. Levi, M. Mundy, C. Palm, N. Verdiglione, R. Fiene, and C. Mincemoyer, “An interactive online learning program on child abuse and its reporting,” The Journal of Educators Online, vol. 18, no. 2, 2021.

M. R. Sanders, “The Triple P system of evidence-based parenting support: Past, present, and future directions,” Clinical Child and Family Psychology Review, vol. 26, no. 4, pp. 880–903, 2023, doi: 10.1007/s10567-023-00441-8.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Anak. Jakarta, Indonesia: KemenPPPA, 2022.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Adry Syah Putra, Aritonang, S. W., Panjaitan, T. J. T., Rinto Wardana, & Lubis, T. S. (2026). Pemahaman Guru, Orang Tua, dan Bidan tentang Pencegahan Tindak Kekerasan Terhadap Anak Dilingkungan PAUD. Jurnal Hilirisasi Ilmu Kepada Masyarakat (HIKMAT), 1(03), 92–99. https://doi.org/10.70404/hikmat.v1i03.704