Edukasi Seks Berbasis Keluarga untuk Penguatan Perlindungan Diri Anak Berkebutuhan Khusus
DOI:
https://doi.org/10.70404/hikmat.v1i03.717Keywords:
Anak Berkebutuhan Khusus, Batas Tubuh, Pendidikan Seks, Perlindungan Diri, Peran Orang TuaAbstract
Anak berkebutuhan khusus menghadapi kerentanan lebih tinggi terhadap kekerasan seksual karena keterbatasan dalam memahami situasi sosial, mengomunikasikan pengalaman, dan menetapkan batas tubuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas orang tua dalam memberikan pendidikan seks berbasis keluarga sebagai bagian dari perlindungan diri anak. Program dilaksanakan melalui kolaborasi internasional di sekolah luar biasa dengan pendekatan edukatif-partisipatif. Tahapan kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan, penyusunan materi adaptif, presentasi, diskusi, tanya jawab, evaluasi formatif melalui observasi partisipasi, serta perumusan tindak lanjut. Materi utama meliputi pengenalan bagian tubuh pribadi, batas tubuh, sentuhan aman dan tidak aman, komunikasi terbuka, keterampilan menolak, menjauh, dan melapor, serta pencegahan kekerasan seksual. Hasil evaluasi kualitatif menunjukkan bahwa peserta terlibat aktif dalam diskusi, mampu menghubungkan materi dengan situasi pengasuhan sehari-hari, dan menunjukkan kesadaran yang lebih kuat mengenai tanggung jawab keluarga dalam membangun perilaku protektif anak. Program juga memperluas jejaring antarlembaga dan memperkuat orientasi layanan yang inklusif. Keterbatasan kegiatan terletak pada belum digunakannya pengukuran pra dan pasca-edukasi serta belum tersedianya pemantauan perubahan perilaku secara longitudinal. Oleh sebab itu, tindak lanjut diarahkan pada kelas pengasuhan berkala, modul visual yang adaptif, protokol komunikasi sekolah-keluarga, dan evaluasi terstandar.
References
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIM Sukma Medan, Laporan Pengabdian kepada Masyarakat: Enhancing Self-Awareness and Personal Protection through Self-Management Development in Children with Disabilities. Medan, Indonesia, 2026.
Z. Fang, I. Cerna-Turoff, C. Zhang, M. Lu, J. M. Lachman, and J. Barlow, “Global estimates of violence against children with disabilities: an updated systematic review and meta-analysis,” The Lancet Child & Adolescent Health, vol. 6, no. 5, pp. 313-323, 2022, doi: 10.1016/S2352-4642(22)00033-5.
L. Paulauskaite, C. Rivas, A. Paris, and V. Totsika, “A systematic review of relationships and sex education outcomes for students with intellectual disability reported in the international literature,” Journal of Intellectual Disability Research, vol. 66, no. 7, pp. 577-616, 2022, doi: 10.1111/jir.12952.
E. K. Schmidt, B. N. Hand, S. Havercamp, C. Sommerich, L. Weaver, and A. Darragh, “Sex education practices for people with intellectual and developmental disabilities: A qualitative study,” American Journal of Occupational Therapy, vol. 75, no. 3, Art. no. 7503180060, 2021, doi: 10.5014/ajot.2020.044859.
R. Saini, W. Ahmad, and Nazli, “Awareness among parents of individuals with intellectual disability about sexual health education,” Industrial Psychiatry Journal, vol. 30, pp. 224-229, 2021, doi: 10.4103/ipj.ipj_74_21.
L. Colarossi et al., “Youth and parent perspectives on sexual health education for people with intellectual disabilities,” Sexuality and Disability, vol. 41, pp. 619-641, 2023, doi: 10.1007/s11195-023-09805-y.
W. S. S. Pandia, Y. Widyawati, P. Handayani, and E. Sutamto, “The reproductive health education to adolescents with intellectual disabilities: Perspectives of parents, teachers, and caregivers,” AMCA Journal of Education and Behavioral Change, vol. 4, no. 1, pp. 17-24, 2024, doi: 10.51773/ajeb.v4i1.328.
V. Jeyachandran, S. P. D. Ranjelin, and A. Kumar, “Sexual health and safety of adolescents with intellectual disability: Challenges and concerns among special educators in India,” Journal of Intellectual Disabilities, vol. 28, no. 1, pp. 104-117, 2024, doi: 10.1177/17446295221136224.
A. Lam, M. K. Yau, R. C. Franklin, and P. A. Leggat, “Challenges in the delivery of sex education for people with intellectual disabilities: A Chinese cultural-contextual analysis,” Journal of Applied Research in Intellectual Disabilities, vol. 35, no. 6, pp. 1370-1379, 2022, doi: 10.1111/jar.13025.
T. Solehati, A. R. Fikri, C. E. Kosasih, Y. Hermayanti, and H. S. Mediani, “The current preventing of child sexual abuse: A scoping review,” Social Sciences, vol. 11, no. 11, Art. no. 508, 2022, doi: 10.3390/socsci11110508.
S. Hartini, A. N. Chamidah, and E. S. Herini, “Sexual behavior problems in adolescents with intellectual disabilities: A systematic review,” Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, vol. 9, no. F, pp. 163-170, 2021, doi: 10.3889/oamjms.2021.6016.
A. Nurhikma, “Sexual education for children with special needs in Indonesia: A literature review,” JP (Jurnal Pendidikan): Teori dan Praktik, vol. 9, no. 1, pp. 88-104, 2024, doi: 10.26740/jp.v9n1.p88-104.
E. Akgul and A. Ergun, “The effect of nurse-led body protection education on the sexual abuse knowledge levels of students with visual impairments: A randomized controlled trial,” BMC Pediatrics, vol. 25, Art. no. 887, 2025, doi: 10.1186/s12887-025-06131-4.
C. Oliveira, S. Ozorio, V. Gomes, S. Araújo, and J. Lopes, “Sex education for individuals with intellectual development disorder (IDD): A scoping review,” Education Sciences, vol. 15, no. 6, Art. no. 685, 2025, doi: 10.3390/educsci15060685.
A. Devkota, F. Robards, and I. Zablotska-Manos, “Relationships and consent education for adolescents with intellectual disability: A scoping review,” Youth, vol. 5, no. 1, Art. no. 22, 2025, doi: 10.3390/youth5010022.
R. N. Aini, “‘Underwear rule’ in improving sexual abuse prevention attitudes among parents of adolescents with intellectual disabilities,” Sawwa: Jurnal Studi Gender, vol. 18, no. 2, pp. 223-240, 2023, doi: 10.21580/sa.v18i2.18730.
