Analisis Literature Pengaruh Konseling Laktasi terhadap Keberhasilan Menyusui
Keywords:
Konseling Laktasi, ASI Eksklusif, Keberhasilan Menyusui, Dukungan Keluarga, TelelaktasiAbstract
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan intervensi kesehatan yang penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal. Namun, berbagai hambatan seperti kurangnya pengetahuan, rendahnya kepercayaan diri ibu, serta keterbatasan dukungan sosial sering menyebabkan kegagalan dalam mempertahankan praktik menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh konseling laktasi terhadap keberhasilan praktik menyusui berdasarkan berbagai literatur ilmiah. Metode penelitian menggunakan pendekatan literature review dengan menelusuri artikel ilmiah pada basis data PubMed dan Cochrane Library yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Kriteria inklusi meliputi penelitian yang mengevaluasi intervensi konseling laktasi dibandingkan dengan perawatan standar dengan fokus pada keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Hasil analisis menunjukkan bahwa konseling laktasi yang diberikan secara terstruktur oleh tenaga kesehatan, baik melalui pendekatan tatap muka maupun layanan berbasis teknologi seperti telelaktasi, secara signifikan meningkatkan keberhasilan inisiasi menyusui, durasi pemberian ASI eksklusif, serta kepercayaan diri ibu dalam menyusui. Selain itu, keterlibatan keluarga dan pasangan dalam proses konseling turut memberikan kontribusi penting terhadap keberlanjutan praktik menyusui. Dengan demikian, integrasi konseling laktasi yang komprehensif dalam layanan kesehatan maternal dan neonatal menjadi strategi efektif untuk meningkatkan prevalensi pemberian ASI eksklusif hingga enam bulan.




