Model Community Based Environmental Law Awarenenss Untuk Mencegah Kerusakan Lingkungan Desa

Authors

  • Nur Hikmah Universitas Labuhanbatu
  • Sarah Mailan Siregar Universitas Labuhanbatu
  • Risdalina Universitas Labuhanbatu
  • Abdul Karim Panjaitan Institut Agama Islam Daar Al Uluum

DOI:

https://doi.org/10.70404/orahua.v4i01.671

Keywords:

kesiapsiagaan bencana;, gempa bumi;, tsunami;, anak usia sekolah;, mitigasi bencana;, ketangguhan;

Abstract

Kerusakan lingkungan di kawasan pedesaan menunjukkan tren yang meningkat akibat rendahnya kesadaran hukum masyarakat terhadap regulasi pengelolaan sumber daya alam. Fenomena ini juga terjadi di Desa Sisumut, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dimana aktivitas perkebunan dan pembukaan lahan yang tidak memperhatikan aspek hukum lingkungan memicu degradasi ekosistem, seperti pencemaran aliran sungai, penurunan kualitas tanah, serta berkurangnya tutupan vegetasi. Permasalahan utama terletak pada kesenjangan antara ketersediaan regulasi dan implementasinya di tingkat desa yang dipengaruhi oleh rendahnya literasi hukum, keterbatasan akses informasi, serta belum optimalnya peran kelembagaan lokal dalam pengawasan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun kesadaran hukum lingkungan masyarakat secara partisipatif sebagai upaya preventif dalam mencegah kerusakan lingkungan desa secara berkelanjutan. Pelaksanaan dilakukan melalui Model Community-Based Environmental Law Awareness dengan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi regulasi, pelatihan berbasis kasus, pembentukan kelompok pemantau lingkungan berbasis masyarakat, serta pendampingan penyusunan peraturan desa terkait pengelolaan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban hukum lingkungan, tumbuhnya kesadaran kolektif dalam pengawasan pemanfaatan lahan, serta terbentuknya forum masyarakat sebagai mekanisme kontrol sosial dan mitigasi dini kerusakan lingkungan. Implikasi kegiatan ini memperkuat kapasitas hukum masyarakat secara berkelanjutan dan memberikan model yang adaptif serta berpotensi direplikasi dalam konteks desa lain dengan karakteristik serupa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

. Arifin, Z. (2020). Community participation in environmental governance. Journal of Environmental Policy, 12(2), 145–158.

https://doi.org/10.1080/1523908X.2020.1717093

. Chambers, R. (2020). Participatory development and community empowerment. Development Studies Journal, 8(1), 23–35.

https://doi.org/10.1080/00220388.2020.1746278

. E. Cahyono, W. Sumarni, A. Rusilowati, H. Harjito, dan Kasmui, “Upaya meningkatkan kompetensi profesional guru melalui pendampingan penyusunan proposal penelitian dan artikel tulis ilmiah,” Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 8, no. 1, pp. 147–162, 2024. Tersedia: https://doi.org/10.30651/aks.v8i1.11951

. Handayani, S., & Wibowo, A. (2022). Legal awareness in environmental protection. Jurnal Hukum Lingkungan, 6(1), 45–60.

https://doi.org/10.38011/jhli.v6i1.345

. IPCC. (2022). Climate Change 2022: Impacts, Adaptation and Vulnerability. Cambridge University Press.

https://www.ipcc.ch/report/ar6/wg2/

. KLHK. (2022). Status Lingkungan Hidup Indonesia. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

https://www.menlhk.go.id

. Kurniawan, D., et al. (2023). Community-based environmental management. Sustainability, 15(4), 3456.

https://doi.org/10.3390/su15043456

. Lestari, R., & Ramadhan, M. (2022). Environmental law awareness in rural areas. Jurnal Sosial dan Hukum, 10(2), 88–102.

https://doi.org/10.22304/jsl.v10i2.456

. Nasution, H., et al. (2024). Participatory environmental law model. Journal of Community Engagement, 5(1), 12–25.

https://doi.org/10.31764/jce.v5i1.2100

. Nugroho, Y., et al. (2023). Environmental governance challenges in Indonesia. Policy Review Journal, 9(3), 210–225.

https://doi.org/10.1080/23311983.2023.2187654

. Pratama, R., & Hidayat, T. (2021). Land degradation in rural Indonesia. Journal of Environmental Science, 14(2), 77–89.

https://doi.org/10.1016/j.jenvsci.2021.02.015

. Putri, D., et al. (2023). Legal literacy and environmental awareness. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 53(1), 101–115.

https://doi.org/10.21143/jhp.vol53.no1.3456

. S. Rofi’ah, T. Sukini, dan A. Ayuningtyas, “Pendampingan kader dalam pelaksanaan posyandu prima serta penerapan hasil penelitian dokumentasi berbasis elektronik,” Jurnal Masyarakat Mandiri, 2024. Tersedia: https://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm

. Siregar, M., et al. (2022). Water pollution in rural communities. Jurnal Lingkungan Hidup, 18(1), 55–67.

https://doi.org/10.24815/jlh.v18i1.23456

. UNEP. (2021). Making Peace with Nature. United Nations Environment Programme.

https://www.unep.org/resources/making-peace-nature

. Yuliana, E., et al. (2021). Effectiveness of environmental education programs. Journal of Environmental Education, 13(2), 134–148.

https://doi.org/10.1080/00958964.2020.1846152

. Helmi, H., Hafrida, H., Kusniati, R., Rosmidah, R., & Bustanuddin, B. (2026). Enhancing sustainable environmental legal awareness through legal education. Mendapo: Journal of Administrative Law. https://doi.org/10.22437/mendapo.v6i3.51959

. Indrarosa, D., Mariyono, J., Santoso, S. I., & Sutaryo, S. (2025). Community-based eco-farm waste management. Cleaner Waste Systems, 12, 100394. https://doi.org/10.1016/j.clwas.2025.100394

. Destari, D. (2025). Educating for sustainability in community programs. https://doi.org/10.55849/ligundi.v2i2.881

. Ariska, F., Shofa, A. M., & Alfaqi, M. Z. (2026). Community-based ecological empowerment through customary law. https://doi.org/10.33650/guyub.v7i2.15541

. Naufal, A., & Laili, N. (2024). Social support and environmental awareness. https://doi.org/10.21070/ijccd.v15i3.1101

. Nugroho, B. S., et al. (2021). Legal aspects of environmental awareness. https://doi.org/10.35335/legal.v11i4.484

. Daryanti, D., & Sudarwanto, A. S. (2024). Legal enforcement and environmental behavior. https://doi.org/10.20473/ijss.v16i2.55387

. Pratama, A., et al. (2025). Community-based environmental behavior change. https://doi.org/10.1177/10497315251362728

. Rahayu, M. I. F., & Susanto, A. F. (2025). Ecological intelligence and environmental law. https://doi.org/10.22225/scj.8.2.2025.154-163

. Jasmine, L., & Trinugraha, Y. H. (2024). Cultural approach in environmental awareness. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v12i3.15810

. Hikmat, A. M. R. S., et al. (2025). Edukasi lingkungan dan partisipasi masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 14(2).

https://doi.org/10.30999/jpkm.v14i2.3525

. Latinulu, A., Bakhtiar, & Mooduto, M. R. (2026). Peran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berbasis partisipatif. Journal of Multi Technology, 2(1). https://doi.org/10.69623/j-multitechno.v2i1.261

. Mumpuni, N. W. R. (2020). Peran serta masyarakat dalam pengendalian dampak lingkungan hidup. Amnesti Jurnal Hukum, 3(2).

https://doi.org/10.37729/amnesti.v3i2.1282

. Samputri, et al. (2024). Peran masyarakat terhadap penanganan kerusakan lingkungan. LaGeografia, 24(2).https://doi.org/10.35580/lageografia.v24i2.86027

. Siregar, F. R., & Chen, Z. (2025). Community participation in environmental conservation for sustainable development. Journal of Community Action, 2(1), 37–44. https://doi.org/10.70716/joca.v2i1.158

. Susila Wibawa, K. C. (2019). Partisipasi masyarakat dalam perlindungan lingkungan. Administrative Law and Governance Journal, 2(1), 79–92. https://doi.org/10.14710/alj.v2i1.79-92

. Tuanaya, W. (2024). Environmental governance and social participation. https://doi.org/10.30598/baileofisipvol3iss3pp829-848

. D. Puspitarini, N. Damayanti, N. Amalia, M. Sholihah, A. Kusnadi, dan M. K. Biddinika, “Pelatihan manajemen pelaporan organisasi berbasis penulisan jurnal ilmiah,” SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, vol. 8, no. 2, pp. 1189–1199, 2024. Tersedia: https://journal.ummat.ac.id/index.php/jpmb/article/download/27332/10762

. Z. F. Nazhifa, N. Nurhadi, A. A’Baria, F. S. Amanda, N. Rohmah, B. E. Priyangga, M. N. Shofy, dan M. S. Zuhri,

“Upaya membangun dokumentasi digital aset, budaya, wisata dan pangan lokal guna menunjang keberlanjutan desa mandiri (Misi KKN Kebangsaan 2024),” AKTIVITA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2024.

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

Nur Hikmah, Sarah Mailan Siregar, Risdalina, & Abdul Karim Panjaitan. (2026). Model Community Based Environmental Law Awarenenss Untuk Mencegah Kerusakan Lingkungan Desa. ORAHUA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(01), 27–37. https://doi.org/10.70404/orahua.v4i01.671

Issue

Section

Articles